BAGAIMANA CARA STIMULASI BAYI BARU LAHIR? "BELAJAR SEJAK DINI"
selamat malam parent :) artikel kali ini bersifat edukatif banget lho, yuk kita mengenal fase pembelajaran awal buah hati kita :) langsung aja yuk cekidot...
Pendidikan paling dasar untuk anak usia
dini terletak sejak usia
lahir, pada usia ini merupakan pondasi dari
kematangan untuk aspek pertumbuhan
dan perkembangan anak untuk usia yang selanjutnya.
Apabila pelaksanaan pendidikan pada
anak sejak usia lahir dapat berjalan dengan baik maka proses pendidikan di usia
selanjutnya juga akan berjalan dengan baik.
Perbedaan pada masa anak usia lahir dari kemampuan otak anak
berbeda sekali dengan otak orang
dewasa sehingga dapat diartikan bahwa seorang anak akan
sangat terbuka dalam menerima berbagai macam pembelajaran dan berbagai
macam pengetahuan
baik yang bersifat positif maupun
negatif. Selain perkembangan otak bayi
yang jumlahnya sangat pesat pada saat itu
ada pula faktor yang berpengaruh bagi
kelangsungan hidup seorang
bayi, yaitu refleks-refleks pada bayi. Sejak
lahir, tiap bayi punya refleks-refleks yang
berfungsi sebagai proses awal interaksi ke dunia dan pertahanan diri. Refleks
perlu dirangsang agar kecerdasan dan kematangan
dan kemampuan sosialnya berkembang.
Seorang bayi yang memiliki gerak
refleks tersebut sebagai proses adaptasi kondisi tersebut
sesuai dengan teori belajar Piaget
bahwa pada proses belajar anak akan memerlukan adaptasi, adaptasi memerlukan
keseimbangan antara dua proses
yang saling menunjang
yaitu asimilasi
dan akomodasi. Asimilasi dan akomodasi terjadi sama-sama saling
mengisi pada
setiap individu yang menyesuaikan diri dengan lingkungannya. Dan refleks ini bagian
dari awal belajar bayi mengenal
lingkungannya. Perkembangan
fisik bayi dalam dua
tahun pertama
kehidupan sangatlah ekstensif. Pada saat lahir, bayi memiliki kepala yang sangat besar bila dibandingkan
dengan bagian tubuh lain.
Refleks pada bayi memiliki beberapa nama dan fungsi yang berbeda
pula, dari kepala sampai kaki. Pertama, refleks
mencari (rooting-reflex),
refleks menghisap
(sucking-reflex), refleks peluk (moro-reflex), refleks menggenggam (grasping-reflex), dan refleks genggam kaki
(babinski-reflex). Refleks-refleks tersebut sangat penting,
karena merupakan mekanisme pertahanan hidupnya. Biasanya refleks-refleks tersebut akan menghilang ketika
bayi berusia antara 3-4
bulan.
Refleks ini merupakan
dasar
bagi bayi
untuk mengadakan reaksi dan tindakan
yang aktif. Beberapa
refleks ini akan menghilang dalam waktu tertentu. Ada pula yang
tidak menghilang atau disebut refleks permanen.
Berikut refleks pada bayi
yang sifatnya sementara :
1.
Refleks moro : dalam gerak refleks ini akan mengembangkan tangan ke
samping lebar-lebar, melebarkan jari-jari atau mengembalikan dengan tarikan cepat seakan ingin memeluk seseorang (dari itu direfleks
ini juga disebut refleks peluk). Refleks ini bisa ditimbulkan dengan
memukul bantal dikedua samping kepala anak atau
dengan menepuk- nepuk tangan, refleks ini timbul karena
anak terkejut. Biasanya akan mulai menghilang
sekitar 4 bulan dan sesudah 6 bulan.
2.
Refleks rooting:
Refleks ini ditimbulkan
oleh stimulasi taktil pada pipi
atau daerah mulut. Anak mereaksi dengan memutar-mutar
kepalanya seakan-akan mencari putting
susu. Refleks ini
ada dalam hubungan langsung
dengan refleks selanjutnya.
3.
Refleks Hisap : Refleks mencium-cium dan refleks hisap biasanya timbul bersama-sama dengan merangsang
pipi. refleks-refleks
ini mempunyai fungsi eksploratif
yang
menenangkan. Merupakan hal yang terkenal
bahwa bayi pada bulan-bulan pertama ingin menyelidiki keliling melalui daerah
mulut.dari
itu kedua refleks ini disebut
refleks oral. Kedua refleks ini akan menghilang
sebelum 6 bulan.
4.
Refleks Genggam
: bila kita membuat rangsang dengan
menggoreskan jari melalui bagian dalam
lengan anak kearah tangan, tangan akan
membuka bila
rangasang hamper
sampai pada telapak tangan. Bila
jari diletakkan pada telapak tangan anak akan menutup
telapak tangannya tadi.
5.
Refleks Babinski
:
adalah semacam refleks genggam
kaki. Bila ada
rangsang pada telapak kaki, ibu jari kaki akan bergerak
ke atas dan jari- jari lain membuka. Kedua refleks ini akan menghilang
pada sekitar 6 bulan.
6.
Ada pula salah satu refleks yaitu Refleks leher
(Tonic Neck Reflex/ TNR) Yaitu: Akan terjadi
peningkatan kekuatan otot (tonus) pada lengan dan tungkai sisi ketika bayi
Anda menoleh ke salah satu
sisi.
Untuk mengetahui fungsi
dari masing-masing refleks pantengin terus blog kami, dan ditunggu untuk
postingan selanjutnya. Jangan sampai ketinggalan info dari kami. Selamat
membaca, semoga bermanfaat ya parents J
Sumber :
Monks,F.J. Knoerrs,
A.M.P. Haditono, Siti Rahayu. Psikologi Perkembangan.
Yogyakarta:Gadjah Mada
University Press. http://www.tabloidnova.com/Nova/Keluarga/Anak/Mengenal-Lebih-Jauh-Refleks-Pada-Bayi



Komentar
Posting Komentar