METODE YANG TEPAT UNTUK MENGEMBANGKAN KECAKAPAN BERBAHASA PADA ANAK SPEECH DELAY
Selamat pagi menjelang siang bunda dan ayah :)
Sudah pada follow ig kami? @marvell.kids
Sudah subscribe youtube channel kami "terapi anak marvelkids"
Para orangtua yang memiliki buah hati yang mengalami keterlambatan bicara
atau perkembangan bicaranya tidak sesuai dengan perkembangan pada anak
seusianya tentu khawatir dan bingung langkah apa yang harus dilakukan untuk
mengejar keterlambatan bicara pada si buah hati. Ini juga berdasarkan
pengalaman kami sebagai terapis yang mendengarkan secara langsung keluh kesah
para orang tua pasien saat awal datang ke rumah terapi kami untuk melakukan assessment. Tenang Bunda, kami akan
sedikit mengulas mengenai metode apa yang tepat untuk mengembangkan kecakapan
berbahasa pada si kecil yang mengalami speech
delay J
Bahasa anak secara bertahap berkembang
sesuai rangsangan yang diberikan oleh orangtua dan keluarga serta guru bagi
yang sudah bersekolah, karena pada dasarnya yang mempengaruhi perkembangan anak
adalah lingkungan. Perkembangan bahasa anak minimal seharusnya sesuai dengan milestone perkembangan bahasa
berdasarkan usianya, yang sudah kami bahas di artikel sebelumnya.
Sedangkan untuk faktor-faktor yang
mempengaruhi anak terlambat berbicara terdiri atas: kecerdasan, jenis disiplin
orangtua, posisi urutan anak, anak kembar, status sosial ekonomi, ras,
penggunaan bahasa kedua, gaya bicara/model yang ditiru, jenis kelamin, kesehatan,
dan hubungan keluarga.
Konsep model yang kami ulas adalah
dalam bentuk strategi / teknik untuk mengatasi keterlambatan berbicara anak
umumnya meliputi:
-
Tidak
mengikuti pola bicara anak yang salah
(keliru)
-
Melatih
anak berbicara dengan benar, pelan dan berulang-ulang
-
Melibatkan
anak berbicara pada setiap keadaan
-
Meluangkan
waktu yang lebih lama bersama anak saat berada di rumah
-
Konsultasi
mengenai perkembangan anak pada dokter dan psikolog anak
-
Terapi
Sering
berbicara dengan anak akan sangat membantu. Melalui beberapa kegiatan yang
mengajak anak bermain, ia akan dapat mengasah kemampuan berbahasanya.
Coba lakukan ini di rumah, Bunda:
1.
Membaca
Buku Cerita
Lewat buku cerita, anak-anak akan belajar pola berbahasa.
Misalnya, bagaimana cara bertanya, meminta sesuatu, ataupun berterima kasih.
Ibu bisa memilih buku cerita yang membahas tentang kehidupan sehari-hari dan
membacanya bersama si Kecil.
2.
Ajak
Bercermin
Anak batita paling suka melihat pantulan wajahnya sendiri
di cermin. Ajak dia bercermin di cermin yang besar, lalu perkenalkan dia pada
anggota tubuhnya sendiri. Mulai dari hidung, mata, leher, dan lain-lain. Lalu,
tunjukkan juga anggota tubuh Ibu sambil berkata, "Hidung Ibu",
"Mulut Ibu", dan lain-lain. Permainan ini mengajarkan si kecil
kepedulian akan tubuhnya sekaligus bisa melihat perbedaannya dengan tubuh orang
lain.
3.
AyoTunjukkan!
Ajak si kecil bermain bersama salah satu boneka favoritnya. Lalu buatlah cerita yang menarik tentang boneka dan si kecil. Misalnya, "Boneka Teddy sedang sedih, kemarin dia terjatuh karena terlalu senang melompat." Ketika Ibu menyebut kata melompat, gerak-gerakkan boneka itu seperti sedang melompat. Si kecil pun akan paham seperti apa melompat karena Ibu telah menunjukkannya.
Ajak si kecil bermain bersama salah satu boneka favoritnya. Lalu buatlah cerita yang menarik tentang boneka dan si kecil. Misalnya, "Boneka Teddy sedang sedih, kemarin dia terjatuh karena terlalu senang melompat." Ketika Ibu menyebut kata melompat, gerak-gerakkan boneka itu seperti sedang melompat. Si kecil pun akan paham seperti apa melompat karena Ibu telah menunjukkannya.
Demikian ulasan kami mengenai metode
metode yang tepat untuk mengembangkan kecakapan berbahasa pada anak speech delay. Namun dari berbagai teknik
yang ada tidak akan berarti jika tidak terdapat dukungan yang utuh dan
konsisten, terutama dari orangtua J
Sumber:
Khoiriyah, Anizar Ahmad, Dewi Fitriani. 2016. Model
Pengembangan Kecakapan Berbahasa Anak Yang Terlambat Bicara (Speech Delay). 1 (1):36-45.
http://nakita.grid.id/read/0210760/3-cara-baru-mengembangkan-kemampuan-berbahasa-?page=all
penulis : Widdaturrohmah S.Psi



Komentar
Posting Komentar